Untuk melindungi penumpang, berbagai teknologi dan perangkat terkait keselamatan digunakan di dalam mobil. Misalnya, struktur bodi dirancang untuk menyerap energi benturan. Bahkan Sistem Bantuan Pengemudi Tingkat Lanjut (ADAS) yang baru-baru ini populer telah melampaui fungsi peningkatan kenyamanan berkendara dan menjadi konfigurasi penting untuk keselamatan. Namun konfigurasi perlindungan keselamatan yang paling mendasar dan inti adalah sabuk pengaman dankantung udaraSejak penerapan resmi airbag otomotif pada tahun 1980-an, alat ini telah menyelamatkan banyak nyawa. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa airbag adalah inti dari sistem keselamatan otomotif. Mari kita lihat sejarah dan masa depan airbag.
Dalam proses mengemudi kendaraan, sistem airbag mendeteksi benturan eksternal, dan proses aktivasinya harus melalui beberapa langkah. Pertama, sensor benturan dari komponen-komponen tersebutkantung udaraSistem mendeteksi kekuatan benturan, dan Modul Diagnostik Sensor (SDM) menentukan apakah akan mengaktifkan airbag berdasarkan informasi energi benturan yang terdeteksi oleh sensor. Jika ya, sinyal kontrol dikeluarkan ke inflator airbag. Pada saat ini, zat kimia dalam generator gas mengalami reaksi kimia untuk menghasilkan gas bertekanan tinggi yang diisi ke dalam airbag yang tersembunyi di dalam rakitan airbag, sehingga airbag langsung mengembang dan terbentang. Untuk mencegah penumpang membentur setir atau dasbor, seluruh proses pengisian dan pengembangan airbag harus diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, sekitar 0,03 hingga 0,05 detik.

Untuk memastikan keamanan, pengembangan kantung udara terus dilakukan.
Generasi pertama airbag sejalan dengan tujuan tahap awal pengembangan teknologi, yaitu, ketika terjadi benturan eksternal, airbag digunakan untuk mencegah bagian atas tubuh penumpang yang mengenakan sabuk pengaman membentur setir atau dasbor. Namun, karena tekanan inflasi yang tinggi saat airbag mengembang, hal itu dapat menyebabkan cedera pada wanita bertubuh kecil atau anak-anak.
Setelah itu, kekurangan airbag generasi pertama terus diperbaiki, dan muncullah sistem airbag dekompresi generasi kedua. Airbag dekompresi mengurangi tekanan inflasi (sekitar 30%) dari sistem airbag generasi pertama dan mengurangi gaya benturan yang dihasilkan saat airbag mengembang. Namun, jenis airbag ini relatif mengurangi perlindungan bagi penumpang yang bertubuh lebih besar, sehingga pengembangan jenis airbag baru yang dapat mengkompensasi kekurangan ini menjadi masalah mendesak yang perlu dipecahkan.
Airbag generasi ketiga juga disebut airbag “Dual Stage” atau “Smart”.kantung udaraFitur terbesarnya adalah metode kontrolnya diubah sesuai dengan informasi yang terdeteksi oleh sensor. Sensor yang terpasang di kendaraan dapat mendeteksi apakah penumpang mengenakan sabuk pengaman, kecepatan tabrakan eksternal, dan informasi penting lainnya. Pengontrol menggunakan informasi ini untuk perhitungan komprehensif, dan menyesuaikan waktu pengaktifan dan kekuatan pengembangan airbag.
Saat ini, yang paling banyak digunakan adalah generasi ke-4 Advanced.kantung udaraBeberapa sensor yang terpasang di kursi digunakan untuk mendeteksi posisi penumpang di kursi, serta informasi detail tentang fisik dan berat penumpang, dan menggunakan informasi ini untuk menghitung dan menentukan apakah akan mengaktifkan airbag dan tekanan pengembangannya, yang sangat meningkatkan perlindungan keselamatan penumpang.
Sejak kemunculannya hingga saat ini, airbag telah dinilai tanpa diragukan lagi sebagai konfigurasi keselamatan penumpang yang tak tergantikan. Berbagai produsen juga telah berkomitmen untuk mengembangkan teknologi baru untuk airbag dan terus memperluas cakupan aplikasinya. Bahkan di era kendaraan otonom, airbag akan selalu menempati posisi terbaik untuk melindungi penumpang.
Untuk memenuhi pertumbuhan pesat permintaan global akan produk airbag canggih, pemasok airbag sedang mencariperalatan pemotong kantung udaraHal ini tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memenuhi standar kualitas pemotongan yang ketat. Semakin banyak produsen yang memilih opsi ini.mesin pemotong laseruntuk memotong airbag.
Pemotongan laserMenawarkan banyak keuntungan dan memungkinkan produktivitas tinggi: kecepatan produksi, pekerjaan yang sangat presisi, sedikit atau tidak ada deformasi material, tidak memerlukan alat, tidak ada kontak langsung dengan material, keamanan, dan otomatisasi proses…